HASIL PENELITIAN Penelitian menunjukkan bahwa keberadaan dukun bayi sebagai tenaga penolong persalinan tidak dapat dinafikkan. Pencapaian penolong persalinan oleh tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Borong Kompleks masih jauh dari target nasional yang diharapkan pada tahun 2000 dimana cakupan penolong persalinan oleh nakes seharusnya mencapai 80 %. Wawancara dilakukan terhadap 140 responden yang terbagi pada tiap-tiap desa di Kecamatan Sinjai Borong. Dari 140 sampel tersebut, 91 orang atau sebesar 65 % melakukan persalinan dengan bantuan tenaga kesehatan dan 49 orang lainnya (35 %) memilih tenaga non-kesehatan sebagai penolong persalinan. Dari 91 orang yang memilih tenaga kesehatan, 4 orang ditolong oleh dokter, 58 orang ditolong oleh bidan, dan sisanya 29 orang ditolong oleh dukun terlatih. Sedangkan dari 49 orang yang ditolong persalinannya oleh tenaga non kesehatan, 26 orang ditolong oleh dukun tidak terlatih, 16 orang ditolong oleh keluarga, 5 orang ditolong oleh ibu kandung, dan 2 orang ditolong oleh nenek.selengkapnya
Januari 24, 2008
Belum Ada Tanggapan »
Belum ada komentar.
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik