Ahmad Rofiq

April 2, 2008

PERKEMBANGAN menurut DENVER II (DDST II)

Diarsipkan di bawah: Tumbuh Kembang — rofiqahmad @ 1:50 pm

By. Rusana, S.Kep., Ns

Pengertian

Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari proses pematangan. Disini menyangkut adanya proses diferensiasi dari sel-sel tubuh, jaringan tubuh, organ-organ dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya. Termasuk juga perkembangan emosi, intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya (Soetjiningsih, 1997).

Perkembangan Menurut Denver II

Denver II adalah revisi utama dari standardisasi ulang dari Denver Development Screening Test (DDST) dan Revisied Denver Developmental Screening Test (DDST-R). Adalah salah satu dari metode skrining terhadap kelainan perkembangan anak. Tes ini bukan tes diagnostik atau tes IQ. Waktu yang dibutuhkan 15-20 menit.

a. Aspek Perkembangan yang dinilai

Terdiri dari 125 tugas perkembangan.

Tugas yang diperiksa setiap kali skrining hanya berkisar 25-30 tugas

Ada 4 sektor perkembangan yang dinilai:

1) Personal Social (perilaku sosial)

Aspek yang berhubungan dengan kemampuan mandiri, bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya.

2) Fine Motor Adaptive (gerakan motorik halus)

Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak untuk mengamati sesuatu, melakukan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu dan dilakukan otot-otot kecil, tetapi memerlukan koordinasi yang cermat.

3) Language (bahasa)

Kemampuan untuk memberikan respons terhadap suara, mengikuti perintah dan berbicara spontan

4) Gross motor (gerakan motorik kasar)

Aspek yang berhubungan dengan pergerakan dan sikap tubuh.

b. Alat yang digunakan

Ø Alat peraga: benang wol merah, kismis/ manik-manik, Peralatan makan, peralatan gosok gigi, kartu/ permainan ular tangga, pakaian, buku gambar/ kertas, pensil, kubus warna merah-kuning-hijau-biru, kertas warna (tergantung usia kronologis anak saat diperiksa).

Ø Lembar formulir DDST II

Ø Buku petunjuk sebagai referensi yang menjelaskan cara-cara melakukan tes dan cara penilaiannya.

c. Prosedur DDST terdiri dari 2 tahap, yaitu:

1) Tahap pertama: secara periodik dilakukan pada semua anak yang berusia:

3-6 bulan

9-12 bulan

18-24 bulan

3 tahun

4 tahun

5 tahun

2) Tahap kedua: dilakukan pada mereka yang dicurigai adanya hambatan perkembangan pada tahap pertama. Kemudian dilanjutkan dengan evaluasi diagnostik yang lengkap.

d. Penilaian

Jika Lulus (Passed = P), gagal (Fail = F), ataukah anak tidak mendapat kesempatan melakukan tugas (No Opportunity = NO).

CARA PEMERIKSAAN DDST II

§ Tetapkan umur kronologis anak, tanyakan tanggal lahir anak yang akan diperiksa. Gunakan patokan 30 hari untuk satu bulan dan 12 bulan untuk satu tahun.

§ Jika dalam perhitungan umur kurang dari 15 hari dibulatkan ke bawah, jika sama dengan atau lebih dari 15 hari dibulatkan ke atas.

§ Tarik garis berdasarkan umur kronologis yang memotong garis horisontal tugas perkembangan pada formulir DDST.

§ Setelah itu dihitung pada masing-masing sektor, berapa yang P dan berapa yang F.

§ Berdasarkan pedoman, hasil tes diklasifikasikan dalam: Normal, Abnormal, Meragukan dan tidak dapat dites.

1) Abnormal

a) Bila didapatkan 2 atau lebih keterlambatan, pada 2 sektor atau lebih

b) Bila dalam 1 sektor atau lebih didapatkan 2 atau lebih keterlambatan Plus 1 sektor atau lebih dengan 1 keterlambatan dan pada sektor yang sama tersebut tidak ada yang lulus pada kotak yang berpotongan dengan garis vertikal usia .

2) Meragukan

a) Bila pada 1 sektor didapatkan 2 keterlambatan atau lebih

b) Bila pada 1 sektor atau lebih didapatkan 1 keterlambatan dan pada sektor yang sama tidak ada yang lulus pada kotak yang berpotongan dengan garis vertikal usia.

3) Tidak dapat dites

Apabila terjadi penolakan yang menyebabkan hasil tes menjadi abnormal atau meragukan.

4) Normal

Semua yang tidak tercantum dalam kriteria di atas.

Pada anak-anak yang lahir prematur, usia disesuaikan hanya sampai anak usia 2 tahun:

Contoh perhitungan anak dengan prematur:

An. Lula lahir prematur pada kehamilan 32 minggu, lahir pada tanggal 5 Agustus 2006. Diperiksa perkembangannya dengan DDST II pada tanggal 1 April 2008. Hitung usia kronologis An. Lula!

Diketahui:

Tanggal lahir An. Lula : 5-8-2006

Tanggal periksa : 1-4-2008

Prematur : 32 minggu

Ditanyakan:

Berapa usia kronologis An. Lula?

Jawab:

2008 – 4 – 1 An. Lula prematur 32 minggu

2006 – 8 – 5 Aterm = 37 minggu

_________ - Maka 37 – 32 = 5 minggu

1 – 7 -26

Ø Jadi usia An. Lula jika aterm (tidak prematur) adalah 1 tahun 7 bulan 26 hari atau

1 tahun 8 bulan atau 20 bulan

Usia tersebut dikurangi usia keprematurannya yaitu 5 minggu X 7 hari = 35 hari, sehingga usia kronologis An. Lula untuk pemeriksaan DDST II adalah:

Ø 1 tahun 7 bulan 26 hari – 35 hari = 1 tahun 6 bulan 21 hari

Atau

1 tahun 7 bulan atau 19 bulan

Interpretasi dari nilai Denver II

Ø Advanced

Melewati pokok secara lengkap ke kanan dari garis usia kronologis (dilewati pada kurang dari 25% anak pada usia lebih besar dari anak tersebut)

Ø OK

Melewati, gagal, atau menolak pokok yang dipotong berdasarkan garis usia antara persentil ke-25 dan ke-75

Ø Caution

Gagal atau menolak pokok yang dipotong berdasarkan garis usia kronologis di atas atau diantara persentil ke-75 dan ke-90

Ø Delay

Gagal pada suatu pokok secara menyeluruh ke arah kiri garis usia kronologis; penolakan ke kiri garis usia juga dapat dianggap sebagai kelambatan, karena alasan untuk menolak mungkin adalah ketidakmampuan untuk melakukan tugas tertentu

Interpretasi tes

Ø Normal

Tidak ada kelambatan dan maksimum dari satu kewaspadaan

Ø Suspect

Satu atau lebih kelambatan dan/ atau dua atau lebih banyak kewaspadaan

Ø Untestable

Penolakan pada satu atau lebih pokok dengan lengkap ke kiri garis usia atau pada lebih dari satu pokok titik potong berdasarkan garis usia pada area 75% sampai 90%

Rekomendasi untuk rujukan tes Suspect dan Untestable:

Skrining ulang pada 1 sampai 2 minggu untuk mengesampingkan faktor temporer

Download Grafik DDST disini

Download Petunjuk Pelaksanaan DDST

22 Tanggapan »

  1. MaKaCiH BuAt bU.ANa dAh nGaSh mAtEri DDST,KAmI HaRAp bIsA BeRmAnFa’t bUaT KaMi sMpai kAmI Lu2s,iBu seKaLi Lg mAkaCih yA BU,,..?
    Salam Buat Layya bu??

    Buat kalian, makasih balik. Study hard ya.

    Comment oleh Cewe AKPER — April 2, 2008 @ 6:48 pm

  2. ass
    wahhhhhhhhhhh………..
    canggih euyyyyyyyyyy!!!!!!

    cb smua dosen kaya ibu, pasti stikes gk perlu wktu lama bwt maju…

    kaya UI (bndingane keduwuren ora ya bu)he he he………

    smg cpt berkembang!!!!!
    klo bs internet cpt terrealisasi………

    Aamiin………

    www

    Comment oleh calon perawat — April 4, 2008 @ 3:01 pm

  3. Ass..Mrs.AnNa,,
    Thx wDh N9aziH mAteRi DDST,,mO9a bZ b’mAnFaat bWt kMi t’UtaMa bwt aNk2 KmI (k_lo WdH b’Klg..hee’)
    Thx j9 wDh m’reaLisaSiKaN t’bNtK’a wEb ney…
    m9a ja sTiKes Ai-ai bZ taMbaH maJu.. caYoo SEMANGAT!!
    saLam bWt mR.Q-4 hehehe….

    From Q-4 mewakili Mrs Anna
    Makasih juga neng Enjel, udah pada mau berkunjung kesini, sering-sering dateng yaaa, sebagai tamu kebesaran ntar tek suguhi yang “hot” deh. Oiya Web Stikes lagi dalam proses pembuatan, do’akan saja semoga cepet kelar. Ya, tetep semangat!!

    Comment oleh NuRsE_anGeL s1 tk 3 — April 4, 2008 @ 7:31 pm

  4. Alhamdulillah…………..

    wuiH… STIKES graul Euyyyy,,
    bOlehLah…

    HIDUP STIKES!!!!!!

    HIDUP STIKES!!!!!!

    HIDUP STIKES!!!!!!

    bwt Kelrga Q-4 n’ Mrs ana thanks bGt UdaH mAw BgI iLmu BwAt Q-ta SmuA.
    DoaIn Q_ta sukSes n’ PunYa MaDeCe yapZ??? Amin….

    Comment oleh sweet_NursE — April 7, 2008 @ 6:20 pm

  5. Assalmua’laikum….
    makasih Mrs.Ana atas materi DDST, smoga bermanfaat..bu materi kuliah ibu masukin sekalian kblog ni aja kan biar lebih praktis.
    Mrs.Anna, klo bisa diagram DDSTnya di printin sekalian buat kita S1 tingkat III. he..he..he…
    salam bt Om Q-4.
    Wss…………

    Comment oleh AHMAD — April 8, 2008 @ 1:24 pm

  6. bu ana lucu loh…
    i love bu ana

    Comment oleh Anonim — April 18, 2008 @ 10:01 am

  7. assalamu’alaikum
    bu ana yg cute-cute hota blh ksh KRITIK singkong g.??????
    bu klo ngajar agak gmn gtu, smpe Q g mudeng apa yg ibu omongin…????
    Q jane pgn dengerin + Konsen,tp ibu g jelas.tiba2 ibu serius,tiba2 ibu ktwa pd hal g da yg lucu..ma’af bgt y bu..tp ibu ana ttp yg t’baek

    Comment oleh Akper tk II — April 19, 2008 @ 7:58 pm

  8. bu,materi yang manajemen ko gak ada c??

    Comment oleh Anonim — April 19, 2008 @ 7:58 pm

  9. ass…………..
    THX BERAAAAT…..

    Comment oleh rUBENz — April 21, 2008 @ 2:41 pm

  10. mom,,,I Love U S0 Much…..mmMMMmmmmuuuuaaa,,,…ach

    Comment oleh Akper tk II — April 28, 2008 @ 8:26 pm

  11. bagus, saya senang membaca artikel tentang kesehatan.. materinya diperbanyak donk

    Comment oleh deny — Juni 24, 2008 @ 3:15 pm

  12. Saya sangat tertarik dengan DDST, dan saya sedang mempelajari lebih dalam menganai MMDST (Metro Manila Developmental Screening Test), tampaknya lebih aplikatif untuk anak-anak Asia. Saya punya satu pertanyaan, mungkin Ibu Rusana bisa bantu saya. Mengapa DDST dan DDST-R dianggap perlu dilakukan revisi sehingga menjadi DDST-II dan dimana letak perbedaan yang mendasar antara ketiganya? thanks.

    Comment oleh ester — September 28, 2008 @ 6:53 pm

  13. makasih utk semua materinya,ini sangat membantu dalam mencari tgs2 tentang tumbang anak pd prodi kebidanan loh….

    Comment oleh akbid STIKES — November 3, 2008 @ 12:07 pm

  14. arep golet materi jebule malah ketemu rofiq. alhamdulillah memudahkan bgi mhs dan semuanya. sukses sll.

    Comment oleh bans — November 15, 2008 @ 12:44 pm

  15. Buat Bandi: ‘AMIIN’ Tumben ana kanca sing kesasar ngeneh, makasih udah dateng nengok kesini.

    Comment oleh rofiqahmad — November 16, 2008 @ 9:00 pm

  16. terima kasih ya

    Comment oleh enda — Januari 5, 2009 @ 2:54 pm

  17. [...] Januari 10, 2009 oleh ratihrochmat PERKEMBANGAN menurut DENVER II (DDST II) [...]

    Ping balik oleh Grafik DDST « Ratihrochmat’s Weblog — Januari 10, 2009 @ 9:09 am

  18. Pengetahuan yang sangat berguna.
    Terima kasih banyak.

    Salam kenal,
    anggger

    Comment oleh apiqquantum — Februari 24, 2009 @ 3:29 pm

  19. tolong disertakan format penilaian DDST II beserta petunjuknya.

    trimakasi…..

    Comment oleh tika — Maret 23, 2009 @ 11:38 am

  20. boleh minta CPnya bu Rusana?
    penting!!!
    kirim ke E-Mail saya y…

    makasih sebelumnya…

    Comment oleh danis — Maret 31, 2009 @ 9:05 pm

  21. ass…..

    buat mrs. anna mkasih y atas informasiny…

    kebetulan saya lagi cari bahan buat skripsi soal tumbang anak yang diteliti dengan DDST tsb….

    kira2 bagus ga’ kalo saya ambil penelitian tentang DDST…..?

    cokerman138@yahoo.com

    Comment oleh calon sarjana keperawatan — April 2, 2009 @ 3:50 pm

  22. dikit gino kami butuh formul;irnyoo….

    Comment oleh mek — April 21, 2009 @ 2:17 pm


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan sebuah tanggapan

Blog pada WordPress.com.