Ahmad Rofiq

Februari 21, 2008

Soal UAS Bedah

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — rofiqahmad @ 5:24 pm

1. Fungsi respirasi untuk pertukaran gas O2 dan CO2 adalah difusi

2. Perubahan patofisiologi yang terjadi pada trauma thorax adalah kegagalan ventilasi, kegagalan pertukaran gas pada tingkat alveolar, perubahan sirkulasi karena perubahan haemodinamik, bisa menyebabkan ARDS dan SIRS  jawaban E

3. Tindakan elementer yang perlu dilakukan pada trauma thorax: E

4. Angina ledwig adalah: E

5. Dari klinis timbul cyanosis pada waktu: A

6. Komplikasi tonsilektomi: A (perdarahan)

7. 2/3 bagian ototesophagus terdiri dari: D (otot sirkulair dan longitudinal)

8. Dari berbagai tempat penyempitan esophagus, maka yang berfungsi sebagai spinter adalah penyempitan pada daerah: E

9. Divertikat Zenher adalah difertikel yang terletak pada: E (antara faring dan esophagus)

10. Aklasia esophagus kecuali: E (ditemukan pada usia lanjut)

11. Bila proses pengembangan rongga abdomen terhambat sehingga terjadi kantong di pangkal umbilicus yang berisi usus halus, lambung dan kadang hati, dinding tipis terdiri dari lapisan peritoneum dan lapisan amnion disebut: A (omfalokel)

12. Hernia yang melewati sebelah lateral vasa epigastrika infers disebut: D (hernia inguinalis lateralis/ indirect)

13. Organ-organ abdomen tersebut di bawah ini yang terletak di retro renalis adalah: B (pankreas dan duodenum)

14. Bagian lambung yang merupakan tempat produksi asam lambung dan perpisahan adalah: C (korpus dan fundus)

15. Perdarahan dan perforasi yang terjadi di lambung biasanya disebabkan oleh kecuali: A (varises lambung)

16. Semua pernyataan berikut ini tentang hypertropi pilorus adalah benar, kecuali: E (terjadi penebalan lapisan otot longitudinal pilorus)

17. tukak lambung adalah kelainan lambung yang disebabkan oleh: E (jawaban A dan C benar)

18. Katup spinal heister yang berfungsi untuk memindahkan asam masuk saluran empedu ditemukan pada: C (duktus sisticus)

19. Pengaliran cairan empedu dipengaruhi oleh faktor: D (semua benar)

20. Gejala klinis berupa trias yang terdiri dari nyeri perut, masa intra abdomen dan ikterik ditemukan pada: B (kiste koledokua)

21. Pernyataan tentang hydrochepalus adalah benar, kecuali: B (sutura melebar, fontanel cekung dan tegang)

22. Faktor yang sering disebabkan kelainan bawaan sistem syaraf adalah, kecuali: E (semua salah)

23. Di syaraf kranial yang menimbulkan benjolan berisi selaput meaning dan cairan cerebrospinal disebut: B (meningocele)

24. Proses penyerapan cairan otak dip[roduksi di fleksus coroideus di dalam ventrikel dan penyerapan terjadi di: A (vili arachoideus)

25. Radang akut folikel rambut yang biasa disebabkan oleh: B (furunkel)

26. Perbedaan antara jaringan parut hipertrofik dan keloid: E (semua jawaban a, b, c benar)

27. Faktor yang mempengaruhi terbentuknya keloid adalah, kecuali: C (jenis operasi)

28. Hemangioma adalah: D (semua jawaban benar)

29. Salah satu keganasan kulit yang biasa ditemukan dan sel-sel berasal dari lapisan sel spinosum adalah: A (carsinoma planiselluler)

30. Faktor penyebab yang dianggap berpengaruh terhadap timbulnya karsinoma sel squamosa adalah: E (semua jawaban benar)

31. Indikasi dilakukan tonsilektomi adalah: E (terjadi komplikasi)

32. Perawatan heimlich biasa dilakukan apabila terjadi gangguan berupa: B (benda asing di saluran napas)

33. Semua pernyataan di bawah ini sesuai dengan trauma trakea, kecuali: C (tindakan)

34. Indikasi untuk dilakukan thoracotomi adalah, kecuali: A (pneumothorax)

35. Selaput otak yang melekat langsung pada fakula interna adalah: B (duramater)

36. Pasien dengan GCS 10 disebut: B (sedang)

37. Cairan serebrospinal diproduksi oleh fleksus coroideus yang ada di: E (ventrikulus lateralis)

38. Pada pasien dengan cedera kepala sebaiknya diberikan cairan infus yang tidak mengandung: C (glukosa)

39. Terapi medikamentosa yang diberikan pada pasien dengan cedera kepala bertujuan terutama untuk: A (mencegah terjadinya cedera otak skunder)

Ringkasan yang Diringkas

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — rofiqahmad @ 4:58 pm

Berdasarkan ekspresi, perilaku dibagi menjadi 3 yaitu:
• Afekitif: perilaku yand didominasi muatan perasaan
• Kognitif: perilaku didominasi muatan pikiran
• Psikomotorik: perilaku didominasi gerak motorik yang dapat membantu ekspresi pikiran dan perasaan

Bentuk kesadaan
• Kesadaan baik: komposmentis
• Kesadaran menurun: somnolent, sopor, koma
• Kesadaran berkabut: tingkat kesadaran dengan disorientasi tempat,waktu dan orang
• Kesadaran temaram/ twilight state: ggn kesadaran dengan halusinasi
• Gangguan perhatian/ atensi: ketidakmampuan memusatkan perhatian

Emosi/ perasaan dibagi menjadi 2
• Affek: emosi yang terlihat (obyektif)
• Mood: emosi yang meresap dan dipertahankan yang dialami secara subyektif dan dilaporkan oleh pasien

• Cemas: perasaan terhadap sesuatu yang tidak nyata
• Takut: perasaan takut terhadap sesuatu/ obyek yang nyata
• Fobia: rasa takut terhadap sesuatu melebihi porsinya
• Panik: serangan kecemasan yang akut/ episodik dan kuat diikuti gejala otonomik (keringat dingin berlebihan)

Gangguan bicara: disatria/ kesulitan pada artikulasi/ gagap

Persepsi
Halusinasi: persepsi tanpa objek
Ilusi: persepsi yang salah tentang suatu objek

Gangguan psikomotorik
Ekopraksia: peniruan pergerakan seseorang pada orang lain yang patologis
Katatonia: gangguan motorik yang menetap, stereotipik/ berulang-ulang.
• Katalepsi: posisi tidak bergerak dilakukan terus-menerus
• Fleksibilitas lerea: seola-olah pasien dapat dibentuk
• Posturing katatonik: postur tubuh tidak sesuai/ kaku dipertahankan terus-menerus
• Struppor katatonik: pasien diam hampir tak bergerak

Waham paranoid:
• Waham persekutorik: keyakinan palsu berupa keyakinan sedang diganggu, disiksa, ditipu
• Waham referensi: pasien merasa orang lain sedang membicarakannya
• Waham kebesaran: keyakinan bahwa dirinya mempunyai kedudukan atau kekuatan jauh dari kenyataannya

Waham somatik: keyakinan menyangkut bentuk dan fungsi organ tubuh
Waham pengendalian: keyakinan bahwa kemauan, pikiran dan perasaannya dikendalikan oleh pihak dari luar
Waham bizare: keyakinan aneh, mustahil, tidak masuk akal
Waham erotomania: keyakinan bahwa seseorang sangat mencintai dirinya

Delirium:
Ada gangguan kesadaran dan ggn fungsi kognitif (ggn alam pikiran) kesadaran berkabut, gejala motorik tremor, onset mendadak, terjadi karena intoksikasi/ keracunan, bisa juga ggn otak/ epilepsi

Dimensia:
Ada gangguan kognitif tanpa ada gangguan kesadaran, ggn fungsi kognitif (intelegensia, daya ingat, bahasa, memecahkan masalah dan perhatian)
Ada 2 macam:
Alzeimer: disebabkan proses degenerasi otak yang penyebabnya tidak diketahui pada umumnya proses penuaan
Dimensia type vaskular: disebabkan karena ada sistem serebrovaskular, bisa o.k strooke/ trauma

Illusi: Keyakinan yang salah/ palsu didasarkan pada kesimpulan yang salah tentang kenyataan eksternal, tidak sejalan dengan intelegensi dan tidak dapat dikoreksi

Amnesia: ggn daya ingat yang tunggal (lupa saja) tidak ada ggn jiwa lain
Anterograd: lupa setelah peristiwa terjadi
Retrograd: lupa sebelum dan setelah kejadian

Aksis
I. Ditegakkan dengan adanya ggn klinis dan kondisi lain yang menjadi fokus perhatian klinis
II. Diagnosis ttg ggn kepribadian dan rertardasi mental
III. Kondisi medik umum
IV. Masalah psikososial dan lingkungan
V. Penilaian fungsi secara global, fungsi orang tersebut pada kehidupan sehari-hari apakah berpengaruh/ tidak

Soal UAS Psikiatri

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — rofiqahmad @ 4:45 pm

1. Diantara jawaban berikut tidak termasuk gangguan kesadaran:
(Ilusi, somnolent, koma, inatensi)

2. Dalam disorientasi yang tidak terganggu adalah orientasi…
(waktu, ruang, tempat, orang)

3. Tanda utama delirium adalah
(disorientasi, halusinasi, ilusi, ketiganya benar)

4. Beda afek dan mood (afek adalah ekspresi emosi yang terlihat, mood adalah emosi yang dialami secara subyektif oleh seseorang)

5. Tidak adanya atau hampir tidak adanya tanda ekspresi emosi, suara monoton, wajah tidak bergerak terdapat pada
(afek yang terbatas, afek datar, afek tumpul, afek labil)

6. Euforia adalah …….
Ekspresi perasaan yang meluap-luap

7. beda cemas dan takut adalah
objek cemas tidak realistis, objek takut realistis

8. Peniruan gerakan yang patologis seseorang pada orang lain disebut:
(ekopraksia)

9. Yang tidak termasuk gangguan tidur adalah
(insomnia, amnesia, hipersomnia, terminal insomnia)

10. Cara bicara yang cepat dan terus-menerus sehingga kalimat atau frase kalimat seperti tidak herososiasi, atau hanya asosiasi bunyi/ kata, terdapa pada
(inkoherensi)

11. Keyakinan yang salah/ palsu didasarkan pada kesimpulan yang salah tentang kenyataan eksternal, tidak sejalan dengan intelegensi dan tidak dapat dikoreksi disebut:
(ilusi)

12. Tanda utama delirium adalah:
(gangguan kesadaran)

13. Yang tidak termasuk katatonia adalah:
(katalepsi, stupor, fleksibilitas oerea, EKOKATANIA)

14. Dimensia merupakan syndrome yang ditandai dengan:
Gangguan fungsi kognitif tanpa disertai ganggua kesadaran

15. Dimensia disebabkan oleh trauma kepala temasuk dalam dimensia type:
(alzeimer, vaskular)

16. Amnesia dengan tanda utama gangguan pada mempelajari informasi baru disebut:
(amnesia retrograd, amnesia anterograd, amnesia heterograd, amnesia neurograd)

17. Menurut Eugen Bleuler gejala utama Skizofrenia ada “4 A” yaitu:
Afek, asosiasi, autisme dan ambivalent

18. Skizofrenia type paranoid ditandai dengan:
Waham atau halusinasi harus menonjol

19. Suatu gangguan dikategorikan sebagai gangguan psikotik singkat bila memenuhi kriteria berikut:
Berlangsung sekurang-kurang 1 minggu tapi kurang 3 bulan

20. Mood bisa meninggi (elevasi) dan juga bisa menurun (terdepresi). Pada pasien dengan gangguan bipolar I, keadaan mood sebagai berikut:
c. elevasi dan terdepresi bergantian


21. Gangguan kecemasan yang sering disertai dengan agorofobia adalah:
Gangguan panik

22. Rasa cemas berlebihan apabila berbicara di depan publik, termasuk: Fobia sosial

23. Perilaku/ tindakan mental yang berulang yang dirasakan sebagai dorongan yang harus dilakukan , disebut: Kompulsi

24. Haloperidol termasuk obat golongan…….
(antianxietas, antidepresan, antipsikotik, mood stabilizer)

25. Diazepam termasuk obat golongan…
(antianxietas, stimulansia, antipsikotik, antidepresan)

Februari 18, 2008

APLIKASI NANDA, NIC dan NOC

Diarsipkan di bawah: Mangan Bareng Yuk — rofiqahmad @ 3:38 am

Oleh: Ahmad Rofiq 

Beberapa hari yg lalu, tepatnya sabtu, 16 Pebruari 2008,  STIKES Al-Irsyad Cilacap menyelenggarakan acara workshop keperawatan tentang aplikasi Nanda, Nic dan Noc. Selaku pembicara Yektiningtyastuti, S.Kep.,M.Kep.,Sp.Mat., Puket 1 Stikes Al-Irsyad Cilacap dan Darmini, S.Kep., Ners, Clinical Instruktur (CI)  RSUD Margono Purwokerto.

Kesan yang saya tangkap sebagai peserta, bahwa workshop ini hanya sebatas membahas bagaimana cara membaca dan menggunakan buku diagnosa keperawatan versi Nanda, Nic dan Noc. Proses pembacaan dan peggunaan yg njlimet menjadi sebuah keharusan bahwa penggunaan softwer atau perangkat lunak sistem komputer menjadi sebuah keharusan agar aplikasi “triple N” ini dapat dijalankan dan diterapkan di rumah sakit. Sekali lagi tanpa dukungan softwer tsb, maka omong kosong kalau aplikasi ini dapat digunakan scr optimal.

Permasalahannya adalah bagaimana pengadaan softwer ini terutama dalam versi Indonesia, mengingat sebagian besar perawat kita tidak melek bahasa asing. Tentu ini sebuah pekerjaan tambahan ditengah terbengkelainya beberapa program prioritas yang konon sedang diurus tapi belum membuahkan hasil. Mulai organisasi keperawatan yg masih carut-marut sampai rancangan undang-undang keperawatan yang mangkrak.

Kalau sekedar keterbatasan finansial, saya kira bukanlah persoalan ya perlu dibesar-besarkan, mengingat jumlah perawat di negeri ini yang tidak kurang dari 1 juta perawat yg tersebar di seluruh nusantara. Artinya kalau kita mau iuran seribu rupiah saja, maka akan terkumpul dana 1 milyar.

Kembali ke permasalahan softwer. Kalau pembuatan softwer ini tidak difasilitasi dalam skala nasional, maka akan muncul aplikasi versi rumah sakit A, B, C dan seterurnya, kemudian mereka merasa mempunyai dan memiliki lisensi terhadap softwer dimaksud, belum lagi kalau diklaim oleh pihak diluar keperawatan, akan seberapa banyak lagi aset keperawat yang akan dicaplok oleh profesi lain?

Februari 14, 2008

VARICELLA

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — rofiqahmad @ 10:00 am

(Chiken Pox/ Cacar air)

Penyebab virus varicella
• Cara penularan melalui percikan ludah, kontak langsung dengan barang yang digunakan penderita, udara.
• Biasanya menyerang anak dibawah 10 tahun meskipun dapat juga menyerang orang dewasa.
• Pada anak dengan daya tahan tubuh cukup, penyakit ini bersifat ringan dan jarang menimbulkan komplikasi, tetapi pada anak dengan immunodefisiensi, maka penyakit inidapat menimbulkan komplikasi bahkan kematian.
• Virus varicella termasuk golongan herpes virus yang disebut varicella herpes virus (VZV)
• Kontak pertama dengan virus varicella akan menyebabkan penyakit varicella, kontak berikutnya yang muncul adalah herpes zoozter
• Sebenarnya varicella akan menimbulkan kekebalan yang permanen kecuali pada anak dengan immunodeficiency atau pada anak yang mendapatkan pengobatan immunosupresif (hipostatiska)
• Virus yang masuk ke dalam tubuh umumnya melalui saluran pernapasan, kemudian masuk ke sirkulasi darah dan kelenjar getah bening dan akan berahir dengan manifestasi dengan kulit.
• Mula-mula akan membentuk peradangan pada folikel kult dan glandula sebasea, kemudian membentuk makula (bentuknya hampir rata dengan sekitarnya) yang berkembang cepat menjadi papula (bentuknya lebih menonjol) dan berubah lagi menjadi vesikula (papula yang berisi cairan) dan ahirnya mengering menjadi krusta
• Pada lapisan mukosa, terbentuknya makula, papula dan vesikula tidak akan menjadi krusta , namun biasanya vesikula akan pecah membentukluka yang terbuka, tetapi luka tersebut aka sembuh dengan cepat
• Gambaran Klinik
• Masa inkubasi 10-21 hari
• Diikuti stadium prodromal/ kaalis dengan tanda-tanda demam tidak tinggi, badan lemah, kadang-kadang batuk, sakit kepala, anorexia, eritema (bintik meah pada kulit
• Diikuti stadium erupsi yaitu eritema pada kulit akan berkembang dengan cepat. Dalam bebeapa jam akan berubah menjadi makula, papula, vesikula yang mudah pecah, yang kemudian kering dan menjadi krusta

Penyebaran
• Biasanya dimulai dari badan (dada), menyebar ke wajah dan ekstremitas.
• Bentuk makula, papula, vesikula dan krusta dapat terjadi pada waktu yang sama. Bila terjadi infeksi skunder, cairan vesikula yang jernih akan berubah menjadi nanah lymfodenopati

Diagnosa Banding

Variola (cacar)
Di Indonesia sudah dinyatakan bebas penyakit cacar sejak 1994
Gejala: dmem tinggi, terjadi vesikula yang monomorf (seentak diseluruh tubuh, termasuk telapak tangan dan kaki), lukanya lebih dalam, jika sembuh dapat mengakibatkan bopeng, sering disertai infeksi skunder dan komplikasi yang menyebabkan kematian

Impetigo
Biasanya vesikula lebih besar dan cepat menjadi pustula, letaknya dimana saja dan tidak menyerang mukosa

Scabies
Pada scabies papula sangat gatal, leaknya di sela-sela jari tangan, siku, tapi bisa juga di seluruh tubuh. Dengan menggunakan mikroskop dapat dilihat penyebab yaitu dengan menggunakan Sarkon Test

Komplikasi
• Infeksi skunder akibat streptococcus dan staphylococcus dapat menyebabkan furunkel dan menyebabkan selulitis
• Encephalitis, insidennya 1:1000, gejalanya susah tidur, nafsu makan menurun, irritable, sakit kepala, gerakan abnormal pada lengan dan tungkai, pasien dapat meninggal setelah 30 hari
• Pneumonitis, dapat dijumpai pada immunodefisiensi dengan gejala demam tinggi, sesak napas, batuk dan cyanosis
• Komplikasi lain seperti hepatitis, arthritis, miocarditis

Pengobatan
Tidak ada obat-obatan yang digunakan hanya obat-obatan anti virus.
Pencegahan dengan imunisasi aktif

« Tulisan Lebih BaruTulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.