Buatlah Orang Lain Bahagia

24 Jan

SIMPLE SECRETS OF HAPPY PEOPLE
Dwi Maryanti*

Pernah dengar lagu ini ?
Bila hati gelisah tak tenang tak tentram
Bila hatimu goyah terluka merana
Jauhkah hati ini dari Tuhan dari Alloh
Hilangkah dalam hatiku dzikirku imanku….
Ini lagunya Opick di Album Istighfar. Anda juga sedang gelisah, tidak bahagia, merasa sedih? Ini saatnya berbagi rahasia. Iya rahasia orang-orang bahagia, suatu kajian psikologi popular yang bermanfaat bagi kehidupan. Hasil-hasil penelitian di bidang psikologi terhadap orang-orang bahagia dan berharap Anda akan melihatnya.
1. Tersenyum
Senyum Anda membuat orang lain bahagia, juga membuat Anda bahagia. Jika Anda dapat melakukan sesuatu yang membuat orang bahagia, dan tidak membuat Anda membuang uang dan waktu Anda, apakah Anda mau melakukannya? Jika hal yang sama itu juga dapat membuat Anda bahagia, apakah Anda mau melakukannya? Hal ajaib apakah yang membuat hari Anda dan hari orang-orang sekitar Anda menjadi cerah sementara Anda tidak perlu mengeluarkan apapun? Yah jawabannya adalah sebuah senyuman.
Dalam sebuah studi pada orang dewasa berbagai usia, ditemukan suatu kecenderungan bagi para subyek untuk meniru ekspresi dari orang-orang yang ada di sekitarnya. Dengan kata lain, wajah yang sedih juga akan menimbulkan wajah sedih dan wajah tersenyum akan menciptakan senyum dan kebahagiaan.
Baginda Rasulullah SAW telah mengajarkan tentang senyuman sebagai sedekah, dalam sabdanya ” Senyumnya di depan saudaramu adalah sedekah” (HR. Tirmidzi)
Jadi kita bisa bersedekah dengan senyuman dan membuat orang lain dan diri kita juga bahagia.
2. Tertawa
Jangan habiskan waktu anda untuk mengevaluasi humor, dan bertanya pada diri sendiri, ”apakah humor itu lucu atau tidak ?”
American Association for Therapy and Humor percaya bahwa salah satu yang sering hilang dari hari-hari kita adalah tertawa. Dengan dasar ini, konsultan-konsultan bisnis menemukan bahwa sedikit tawa pun akan membuat seorang karyawan lebih baik. Keluar dari rutinitas kita sehari-hari dapat meningkatkan kreativitas, produktivitas dan kepuasan kerja.
Tetapi apakah itu di rumah atau di tempat kerja, asosiasi the Therapy and Humor berkata, ”kebahagiaan itu adalah masalah bagaimana tertawa”
Dalam berbagai studi terhadap ratusan orang dewasa, kebahagiaan ditemukan berkaitan dengan humor. Kemampuan untuk tertawa, apakah hidup itu sendiri atau karena memang ada lelucon yang bagus, adalah sumber dari kepuasan hidup. Memang, mereka yang menyukai humor konyol kemungkinan sepertiganya merasa bahagia.
3. Nikmati yang Anda miliki
Orang-orang yang merasa puas akan menghargai apa yang mereka miliki di dalam kehidupan dan tidak khawatir jika dibandingkan dengan apa yang dimiliki oleh orang lain. Menghargai apa yang Anda miliki lebih dari apa yang tidak Anda miliki atau tidak dapat memiliki telah membawa Anda ke kebahagiaan yang lebih besar. Orang-orang yang menyukai apa yang mereka miliki, dua kali lebih bahagia dari mereka yang benar-benar memiliki lebih banyak.
Alloh SWT berfirman dalam kitab-Nya
“adalah seperti keadaan orang-orang sebelum kamu, mereka lebih kuat daripada kamu, dan lebih banyak harta dan anak-anaknya dari kamu. Maka mereka telah menikmati bagian mereka, dan kamu telah meni’mati bagian kamu sebagaimana orang-orang yang sebelummu meni’mati bagiannya, dan kamu mempercakapkan sebagaimana mereka mempercakapkannya. Mereka itu amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi.” (At-Taubah : 69)
4. Lakukan hal yang paling Anda sukai
Kita perlu merasa kompeten. Ambil tanggung jawab di area-area yang Anda kuasai, apakah itu memasak, berkebun dan mintalah bantuan ketika Anda mengalami kesulitan. Para peneliti menemukan kebahagiaan jika mereka merasa kompeten pada apa yang mereka lakukan.
Hal ini sejalan firman Alloh SWT “Mereka menjawab: “Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan memiliki keberanian yang sangat , dan keputusan berada ditanganmu: maka pertimbangkanlah apa yang akan kamu perintahkan”. (An-Naml : 33)
5. Tidur sehat
”Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.” (Ar-Ruum : 23)
Sebelum dilakukan penelitian, Alloh SWT lebih dahulu mengatur tentang tidur. Banyak sekali kajian yang mengupas tentang tidur, berikut sekelumit tentang tidur.
Jangan sampai Anda kurang tidur. Beristirahat penuh di malam hari adalah energi bagi Anda untuk menjalani kegiatan di hari berikutnya. Orang-orang yang beriswtirahat cukup merasa pekerjaan mereka lebih baik dan lebih nyaman ketika diakhir hari.
Tidur adalah hal yang mudah untuk ditukar dengan TV, bekerja atau apapun. Tidur seperti halnya sebuah rekening bank yang tidak berdasar sehingga kita tidak akan pernah bisa menariknya.
Kualitas dan kuantitas tidur memberikan kontribusi kepada kesehatan, kesejahteraan dan pandangan positif. Mereka yang tidur kurang dari 8 jam, setiap jam tidur akan menghasilkan 8% perasaan positif tentang hari mereka.
6. Jangan biarkan keyakinan yang anda miliki memudar
Rasulullah SAW bersabda “Aku tinggalkan kepada kalian 2 hal, maka tidak akan tersesat orang yang berpegang pada ke dua Nya. Kitabulloh dan Sunnah Nabi-Nya (HR. Imam Malik).
Kenapa keyakinan/agama membuat bahagia? Berikut ulasannya.
Keyakinan/agama menunjukkan kita jalan dalam menjalani hidup di dunia saat terjadi hal-hal buruk. Agama dapat mengajarkan kita bahwa sebagian besar yang kita lihat adalah begitu kompleks sehingga kita tidak dapat mengerti mengapa dan bagaimana itu terjadi.
Dimanapun di dunia kita ini adalah sebuah misteri. Dimanapun selalu ada pertanyaan. Agama memberikan jawaban, konsistensi dan harapan.
Penelitian tentang efek dari agama terhadap kepuasan kehidupan ditemukan bahwa tidak peduli agama apa yang dianut seseorang mereka-mereka yang memiliki keyakinan spiritual yang kuat rata-rata merasa puas dalam hidupnya, sementara mereka-mereka yang tidak memiliki keyakinan spiritual rata-rata tidak pernah merasa puas.
Anda bermasalah? Don’t worry, bring it back to Alloh SWT. Seperti lagunya Opick dengan judul Obat Hati itu ada 5 perkaranya yaitu : baca Qur’an dan maknanya, sholat malam dirikanlah, berkumpulah dengan orang sholeh, perbanyaklah berpuasa dan dzikir malam perpanjanglah. So, there is no good reason enough to be un happy..
7. Bersikap fleksibel
Ketika kita ingin bersama-sama dengan teman dan keluarga, kita sering kali menginginkan kondisi dan suasananya seperti yang kita inginkan. Jika pendekatan yang dilakukan setiap orang terhadap suatu hubungan itu seperti ini, tidak ada seorangpun yang akan bahagia.Daripada memikirkan apa yang Anda inginkan, lebih baik pikirkan tentang apa yang diinginkan orang lain, dan pertimbangkan mengapa menghabiskan waktu bersama mereka itu penting.
Menerima bahwa selalu ada perbedaan antara manusia satu sama lain dan bersikap fleksibel akan membuat Anda menikmati waktu Anda dengan lebih merasa dekat dengan mereka.
Hampir semua individu melaporkan perubahan-perubahan signifikan di dalam kehidupan dan nilai-nilai mereka dalam waktu tertentu. Mereka yang melihat perubahan-perubahan ini sebagai sesuatu hal yang tidak dapat dihindari dan tetap bersikap terbuka terhadap segala kemungkinan adanya perubahan akan meningkatkan tingkatan kepuasan hidup kurang lebih 35% daripada mereka yang tidak dapat menerima perubahan dan bersikap kaku.
8. Matikan TV
TV adalah sebuah benda yang mengalihkan perhatian kita dari substansi kehidupan.
Ketika anda di Supermarket, apakah Anda akan membeli semua barang di setiap rak? Tentu saja tidak. Anda hanya pergi ke bagian tertentu untuk mencari sesuatu yang Anda inginkan. Tetapi ketika Anda menonton TV, kebanyakan kita seperti mengikuti program ” membeli sesuatu dari setiap rak”. Jika senin, kita menonton TV. Jika selasa, kita menonton TV. Jika Rabu, kita menonton TV. Kita terlalu sering menonton TV karena di TV ada sesuatu yang benar-benar ingin kita lihat. Tanyakan pada diri Anda sendiri ketika Anda menonton TV, ”apakah ini sesuatu yang ingin saya lihat ? Apakah saya akan bertanya bahwa program ini dibuat jika memang sudah tidak eksis?”
Menurut pernyataan psikolog, ”TV telah merampas waktu kita dan tidak pernah mengembalikannya kepada kita”. Tidak hanya psikolog, Rasulullah SAW juga mengingatkan: ”Diantara tanda baik/ bagusnya islamnya seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat” (HR. Ibnu Majah).
Jangan menyalakan TV hanya karena di rumah Anda ada TV dan itulah yang biasanya Anda lakukan. Nyalakan jika ada sesuatu yang ingin Anda tonton. Jam-jam bebas Anda yang lain dapat Anda habiskan untuk melakukan sesuatu bersama keluarga atau teman-teman atau menemukan waktu tenang untuk anda sendiri.
Terlalu banyak menonton TV dapat melipatgandakan rasa ”lapar” Anda untuk memiliki lebih banyak barang, sementara itu kesenangan pribadi kita berkurang kira-kira 5% setiap jam sehari kita menonton.
9. Binatang yang menyenangkan
Binatang telah mengajarkan begitu banyak tentang cinta kepada kita. Semakin dekat kita dengan binatang, maka kita akan semakin merasa senang. Ini hasil penelitiannya bahwa interaksi dengan binatang memberi kita kesenangan dengan cepat dan perasaan positif jangka panjang, dan memberi kontribusi yang kuat dalam kebahagiaan kita. Mereka yang menyukai binatang piaraan akan lebih merasa puas 22% daripada yang tidak. 22% bukan nilai yang kecil. Karena Rasulullah SAW menganjurkan ” Berkasih sayanglah maka Alloh SWT akan menyayanginya. Sayangilah yang ada di bumi maka engkau akan di sayangi yang ada di langit.” (HR. Tirmidzi). Gimana? Minat untuk memelihara binatang mulai sekarang?
10. Percaya pada diri sendiri
Jika Anda tidak percaya kepada diri Anda sendiri, maka Anda tidak akan pernah berfungsi dengan baik. Kemampuan untuk melakukan sesuatu seharusnya diikuti dengan keyakinan bahwa kita dapat melakukannya. Sama pentingnya seperti belajar bagaimana mempelajari bahwa Anda tahu bagaimana. Berikut ada pepatah tua ”Apakah Anda percaya bahwa Anda bisa atau tidak, sebenarnya Anda benar tentang dua-duanya.” Itu pepatah tua, Rasulullah SAW juga mengingatkan ”Alloh SWT berfirman : Aku beserta persangkaan hambaku terhadap-Ku”. Hasil penelitian dalam semua usia dan kelompok, sebuah keyakinan yang kuat terhadap kemampuan diri sendiri meningkatkan kepuasan hidup sekitar 30%, dan membuat kita lebih merasa bahagia, baik di rumah dan dalam kehidupan kerja kita.

Bila ada pertanyaan dimana letak kebahagiaan? Bahagia itu adalah kosa kata ruhani, dengan demikian sesungguhnya tak akan dicapai dengan jalan materi. Kebahagiaan itu letaknya di hati yang mampu mensyukuri seluruh nikmat yang Alloh SWT berikan. Kebahagiaan itu tersimpan di dalam jiwa yang senantiasa mendambakan keridhaan Alloh SWT. Kebahagiaan itu bersumber dari keimanan yang mendalam, ketundukan yang tulus atas ketentuan Alloh SWT, kelapangan hati dalam menerima perintah dan larangan-Nya.
Carilah kebahagiaan di hati sanubari dan kebersihan jiwa. Kedekatan dengan Alloh SWT akan lebih menjamin ketentraman dan kebahagiaan, dibandingkan dengan kedekatan terhadap benda-benda.
Hidup di bawah naungan Al Qur’an merupakan suatu kenikmatan. Kenikmatan yang hanya bisa dirasakan oleh orang yang pernah mereguknya. Kenikmatan yang mengangkat, memberkati dan mensucikan umur kehidupan.
Wallahu A’lam.
Please send these secrets to all persons you care about…

* Dwi Maryanti, S.SiT: Staf Pengajar Prodi DIII Kebidanan STIKES Al-Irsyad

Satu Tanggapan to “Buatlah Orang Lain Bahagia”

  1. rahmamujahidah Maret 11, 2008 pada 1:46 pm #

    saatnya care dengan diri sendiri…salam kenal.

    SALAM KENAL JUGA YA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: