HEPATITIS

5 Feb

Hepatitis adalah penyakit radang pada hepar
• Hepatitis viral memberi suatu spektrum tanda – tanda klinis dan manifestasi laboratorium yg luas.

• Hepatitis viral akut yg khas sesuai dgn parahnya infeksi dpt dibagi mjd : penyakit yg tidak jelas (inapparent), yang anikterik dan hepatitis ikterik

Hepatitis yg tidak khas ( asimptomatik )
• Suatu infeksi yg tdk menimbulkan gejala
• Dpt dikenal melalui satu atau lebih abnormalitas biokimiawi atau konfirmasi serologis hati pd saat pasien infeksi akut sedang diperiksa untuk menyingkap diagnosis infeksi
• Dpt dideteksi dgn pemeriksaan aminotransferase yg abnormal
• Kasus ini tinggi pd infeksi yg berhubungan dg transfusi, pd anak – anak, dan pd golongan yg menunjukan kecenderungan infeksi kronis hepatitis virus b

Hepatitis viral anikterik
• Pd dasarnya gejala sama dgn gejala hepatitis yg ikterik
• Gejala dan perjalananya scr kualitatif sama tapi perjalanan lebih singkat dlm banyak kasus

Hepatitis viral ikterik
• Kebanyakan mempunyai gejala
• Hiperbilirubinemia
• Pd umumnya ikterus pd konjuntiva dpt diketahui pd konsentrasi bilirubin dlm serum setinggi 2 smp 4 mg/dl

HEPATITIS AKUT
• Dlm anamnesis perlu ditanyakan tentang asal etnik, kontak dg ikterus, kunjungan wisata yg baru lalu, suntikan, tato, perawatan gigi, transfusi, homoseksualitas atau makan ikan kerang – kerangan, semua macam obat dlm 2 bulan terakhir yg dikonsumsi
• Pd umumnya hepatitis tipe a, b dan c mpy perjalanan klinis yg sama
• Hepatitis tipe b dan c cenderung lbh parah perjalananya
• Serangan teringan tdk menunjukan gejala dan hanya ditandai dg naiknya transaminase serum
• Dilain pihak walaupun pasien anikterik tp dpt menunjukan gejala gi tract dan mirip influenza.
• Pasien yg demikian diatas biasanya tak terdiagnosis kecuali ada riwayat jelas suatu penularan atau transfusi darah
• Dapat jg dijumpai keadaan yg lebih parah mulai dari ikterus dg gejala yg mana pasien bisa sembuh sampau suatu hepatitis yg fulminan dan fatal
• Lanjutan hepatitis akut…
• Serangan ikterus biasanya pd dewasa dimulai dg suatu masa prodromal krg lbh 3 – 4 hari smp 2 – 3 mnggu, saat mana pasien merasa tdk enak badan, menderita gejala digestiv terutama anoreksia dan nausea, panas bdn ringan, nyeri abdomen kanan atas yg bertambah pd setiap guncangan badan, tdk ada nafsu utk merokok / minum alkohol, perasaan bdn tdk enak bertambah menjelang malam dan pasien merasa sengsara
• Kadang menderita sakit kepala yg hebat
• Pd anak kaku kuduk harus dipikirkan meningitis dg protein dan limfosit pd css meninggi
• Masa prodromal diikuti warna urin yg lbh gelap dan warna tinja mjd pucat
• Keadaan demikian menandakan timbulnya ikterus dan gejala berkurang
• Hati dpt dipalpasi dg pinggiran yg lunak dan nyeri tekan pd 70 % pasien
• Perkusi keras tulang iga kanan bwh seblah belakang akan menimbulkan nyeri bertambah
• Orang dewasa mengurus smp 4 kg
• Bbrp spider vaskuler dpt timbul sepintas
• Stlh krg lbh 1 – 4 mgg masa ikterik, biasanya pasien dws akan sembuh.
• Tinja menjadi normal dan nafsu makan pulih
• Rasa lemah bdn masih dpt terus slm bbrp minggu
• Kesembuhan klinis dan biokimiawi umumnya tjd 6 bln stlh permulaan penyakit
• Hepatitis kronik masih dpt mengikuti hepatitis b dan c
• Komplikasi neuorlogis, termsk sindrom guilane barre dpt timbul sbg komplikasi semua jenis hepatitis viral

Pemeriksaan laboratorium

Urin dan tinja
• Bilirubin muncul dlm urin sblm timbul ikterus kmd menghilang walaupun kadar dlm darah masih tinggi
• Urobilinogenuria ditemukan pd akhir fase pra ikterik
• Pd puncak ikterus sgt sedikit bilirubin yg smp ke usus dg demikian urobilinogen menghilang
• Munculnya kembali urobilinogen dlm urin menandakan mulai penyembuhan,
• Permulaan munculnya ikterus, tinja mjd pucat, munculnya kembali warna tinja tanda penyembuhan

Kelainan darah
• Kadar bilirubin serum bervariasi
• Kenaikan pigmen konjgated didptkn scr dini walaupun bilirubin total masih normal
• Kadar fosfatase alkali dlm serum umunya kurang dati 3 kali batas atas normal
• Albumin dan globulin serum scr kuantitatif tdk berubah
• Kadar besi dlm darah naik
• Ig g dan ig m serum naik pd 1/3 pasien slm fase akut
• Penentuan transaminase serum berguna utk diagnosis dini
Kelainan hematologis
• Fase pra ikterik ditandai dg leukopenia, limfopenia dan neutropenia, kelainan ini mjd normla kembali sewkt ikterus timbul
• Waktu protrombin memamnjang dlm kasus yg berat
• Laju endap darah meningkat pd fase pra ikterik

Biopsi hati dg jarum
• Jarang dilakukan pd fase akut
• Dpt digunakan utk mendiagnosis adanya komplikasi kronik beserta tipenya
• Jgn sekali kali melakukan biopsi hati kuarng dari 6 bln stlh episode akut sebab sukar membedakan gambaran penyembuhan normal dan hepatitis kronis

Pengelolaan
• Pencegahan: mlp penyuluhan perlunya deteksi didni dan cara penularan infeksi.
• Pengobatan serangan akut
• Istirahat mutlak di tempat tidur, diet rendah lemak. Tinggi karbohidrat
• Pemantauan lanjutan
• Pasien perlu dilihat 3 – 4 mggu stlh pulang dari rs, jika perlu kontrol setiap bulan selama 3 bulan berturut turut
• Latihan badan perlu dilaukan dlm batas yg tdk melelahkan
• Alkohol sebaiknya dihindari slm 6 bulan atau selamanya

HEPATITIS VIRUS KRONIS
• Adalah suatu sindrom klinis dan patologis yang sebabkan oleh bermacam – macam etiologi, ditandai oleh berbagai tingkat peradangan dan nekrosis pada hati yg berlangsung terus menerus tanpa penyembuhan dlm wkt paling sedikit 6 bln
• Klasifikasi klasik scr histopatologis dikenal dg 3 golongan besar hepatitis kronis yaitu hepatitis kronis persisten, lobular dan kronis aktif.

Etiologi
Dikenal 4 klpk etiologi hepatitis kronis:
• Infeksi virus: virus hepatitis b,c dan d, virus lain sitomegalo dan rubrlla
• Penyakit hati autoimun
• Obat : metildopa, isoniazid, aspirin, nitrofurantoin, oksifenisatin
• Kelainan genetik : penyakit wilson, defisiensi l1, antitripsin

HEPATITIS VIRUS B KRONIK
• Hepatitis b kronik tdk selamanya hrs didahului oleh serangan hepatitis b akut
• Lebih sering tjd pd pria
• Perkiraan adanya hubungan penyakit dg kemungkinan hepatitis b ialah sbg berikut :
• Pasien berasal dari daerah endemik virus hepatitis b dgn carier yg tinggi
• Pasangan pengidap/pasien hepatitis b
• Pekerja kontak dg darah manusia
• Menerima obat imunosupresif/cangkok organ
• Penyalahgunaan obat dan homoseksual
• Dimulai sg manifestasi hepatitis b akut, biasanya ringan tp tdk senbuh sempurna
• Kadar trnsaminase berfluktuasi, ikterus hilang timbul
• Kadang tanpa gejala hanya ditemukan kelainan pemeriksaan medis atau saat donor darah dg hbsag positip dan transaminase meningkat
• Dpt jg datang dgn gejala yg jelas spt ikterus, asites atau gejala hipertensi portal
• Pd perjalanan penyakitnya bs tjd relaps yg ditandai perasaan tambah lelah dan kadar transaminase serum meningkat

Pengobatan
• Keluarga dekat dan pasangan setiap kasus hbeag positip hrs diperiksa thd hbsag dan anti-hbc, jika negatif, hrs diberikan vaksinasi hepatitis b
• Tdk dianjurkan utk istirahat di tmpt tidur, aktivitas dan latihan kebugaran jasmani dpt dilakukan scr betahap
• Tdk ada aturan diet tertentu tp alkohol dilarang
• Sblm dilakukan terapi, perlu adanya biopsi hati, adanya hepatitis kronis aktif berat mrpk petunjuk bhw terapi hrs segera dilakukan

HEPATITIS VIRUS C KRONIK
• Hepatitis akut scr transfusi oleh virus hepatitis c sering diikuti hepatitis kronis
• Lebih sering tjd pd wanita
• Penyakit seringkali asimptomatik atau dgn keluhan utama perasaan lelah
• Mungkin ada riwayat pernah transfusi atau penyalahgunaan obat suntik
• Penyakit berlgs perlahan ditandai dg fluktuasi transaminase yg tjd dlm bbrp tahun
• Rata-rata kadar biasanya 3 kali nilai normal
• Kadar albumin dan bilirubin mula-mula normal scr perlahan abnormal
• Tanda hipertensi portal jarang ditemukan pd awal berobat, splenomegali jg dpt ditemukan
• Perdarahan varises esofagus mrpk gejala pd stadium lanjut
• Tjd trombositopenia sejalan dg pembesaran limpa

Pengobatan
• Pd kasus hepatitis kronis aktif ringan pasien hendaknya diyakinkan bhw keadaanya cukup baik hanya perlu pengawasan scr teratur
• Apabila ada peningkatan transaminase yg persisten > 5 – 10 kali nilai normal dpt diberikan terapi antiviral dgn interferon

5 Tanggapan to “HEPATITIS”

  1. Merlin Agustus 27, 2008 pada 11:18 am #

    Mau tanya kalau hepatitis febris gejalanya bagaimana? dan penyebabnya?
    Thank’s

  2. nuroel September 5, 2008 pada 4:25 pm #

    jelaskan bagaimana proses terjadinya hepatitis yang terjadi melalui makanan

  3. marten November 7, 2008 pada 6:44 pm #

    mau tanya apakah hepatitis B dapat menular lewat ludah?

  4. palonk Agustus 3, 2009 pada 1:42 am #

    apa perbedaan hepatitis dan cronis hepatitis

  5. adex jelex Desember 24, 2009 pada 6:39 am #

    kalau terinfeksi virus hepatitis apakah bisa tes HBSaGnya positif dan SGOT dan SGPTnya masih dalam batas normal????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: