Syndrome Nephrotik

14 Feb

Syndrome Nefrotik adalah keadaan klinis dengan gejala khas edema, proteinuria, hipoalbuminemia, hipercolesterolemia
• Hipoproteinemia/ hipoalbumin
• Kadang-kadang disertai haematuria, hypertensi dan penurunan fungsi ginjal
• Sindrom nefrotik dapat terjadi kongenital, primer (80% kejadian), skunder

Gejala
• Keluhan yang sering dikeluhkan adalah bengkak di kedua kelopak mata, tungkai atau perut. Apabila terjadi di mata, tungkai dan perut secara bersamaan dsb oedema anasarka
• Penurunan jumlah urin dan dapat juga disertai warna merah

Pemeriksaan fisik
• Tampak oedema anasarka
• Kadang-kadang ditemukah hipertensi

Pemeriksaan laboratorium
• Urin: proteinuria, albuminuria masif +++/++++, haematuria
• Darah: hipoalbuminemia, hiperkolesterolemia, ureun & kreatinin normal kecuali terdapat penurunan fungsi ginjal

Ada 3 penyakit yang dapat menimbulkan oedema:
• Syndroma nefrotik: albuminuria (+++/++++), hypoalbumin, hyperkolesterolemia
• Payah jantung: albuminuria (+), kadar albumin (Normal), kolesterol normal
• Kwassiorkor: albuminuria (-), Hypoalbumin krn tidak ada asupan, kolestero rendah

9 Tanggapan to “Syndrome Nephrotik”

  1. reina irani Februari 24, 2008 pada 6:34 am #

    Salam kenal.
    Apakah penyakit ini bisa sembuh total ? anak saya mendapat penyakit ini usia 2 tahun. setelah hampir 3 tahun,beberapa kali relaps. Sekarang sudah hampir berumur 7 tahun,sudah 2 tahun ini tidak terjadi relaps. trimakasih atas prhatiannya.
    @reina@

  2. rofiqahmad Februari 24, 2008 pada 10:24 am #

    Salam kenal juga dari saya buat Ibu dan keluarga, saya turut prihatin atas kondisi putra Ibu
    Harapan saya Putra Ibu bukan termasuk dalam kategori ini. Saya bukan konsultan Bu, sebatas berbagi ilmu dari hasil diskusi dengan dosen (dr. Spesialist Anak) yang mengajar materi kuliah tentang Syndrome Nefrotik, bahwa gangguan seperti ini tidak dapat sembuh total. Dalam pengobatannya pun dilakukan 2 cara, pertama memang mengobati penyakitnya secara spesifik kalau sudah terdiagnosa, yang kedua sebatas mengobati/ mengurangi gejala yang muncul untuk mengurangi oedem dengan diuretik dan diit rendah garam, mengontrol kadar protein, albumin untuk mengurangi risiko yang mungkin muncul diantaranya adalah gagal ginjal.
    Harapan saya, Ibu tidak pesimis dan terus berharap dan berdo’a untuk senantiasan diberi kemudahan dalam hidup dan diberi yang terbaik.

  3. Dony Oktober 29, 2008 pada 8:51 am #

    Salam..Keponakan saya (Kiki 4 tahun)mengalami penyakit yang sama. Hingga saat ini bolak balik RS di Padang. Selama ini menjalani diet super ketat..dan pengobatan. SAya ingin dia kembali hidup normal. Ada rekomendasi Dokter atau RS yang bisa kami kunjungi??

  4. wahyu Januari 16, 2009 pada 11:01 pm #

    kakak saya mengidap penyakit ini, dan keadaannya sangat lemah. apa ada obat yang dapat mengembalikan kakak saya dalam keadaan normal atau setidaknya bisa merasa ringan dan dapat melanjutkan aktifitasnya? terimakasih. mohon jawabannya.

  5. neva Mei 15, 2009 pada 11:50 am #

    saya didagnosa dokter suspect nefrotik syndrome, dengan hasil lab protein urine +/- albumin normal tekanan darah normal kolesterol normal, mengalami keguguran 2 kali, hamil ke2 pada kehamilan bulan ke-4 oedem anasarkha tapi PU – kemudian masuk kehamilan bulan ke5 PU++, searang dokter mentarankan say terapi siclophosmamide 50mg 2x seminggu, prexum 5mg 1×1 asam folat 5mg 1×1,disaranan minum obat selamanya dan tidak diperbolehkan hamil,yang sya tanyaan sebenarnya penyait saya apa dan kemungkinan hamilnya bagaimana?

  6. Joko rasminto Desember 12, 2009 pada 10:14 am #

    Salam…
    Adik saya yg berumur 5 tahun terkena nephrotic syndrome,gejalanya sama seperti anda sampaikan.Kl blh tahu obatnya apa?Terima kasih.

  7. lia Maret 3, 2010 pada 7:17 am #

    bulan agustus 2008 adik saya(17) di diagnosa nefrotik syndrom dan sudah keluar masuk RS 4 kali sampai saat ini,gejaa pertama muncul adalah oedema anasarkA,hiperproteinurin,hipoalbumin,hipercholesterol,sempat mendapat tranfusi albumin sampai 800cc.dokter memfonis untuk minum obat seumur hidup.saat ini keadaanya masih normal setelah di periksa lab hasil protein urinx negatif,hanya cholesterol+asam urat blm dalam batas normal tetapi tidak begitu tinggi.tetapi saya tidak menggantungkan hanya pada obat saja karena setelah minum obat adik jantung adik saya berdebar dan telinganya mendengung.saya mencoba jalan alternatif(sampai sekarang masih berjalan),yaitu pijat saraf dan menggunakan tenaga dalam.semoga allah mengijinkan adik saya untuk sembuh seperti sedia kala krn saya tdk ingin dia kehilangan masa remajanya+masa depanya.

  8. anggi November 2, 2010 pada 7:21 pm #

    saya anggi umur 18 thn . saya penderita nephrotik syndrome . apakah penyakit ini bsa sembuh total ?? obatnya apa ?
    mohon di balas …

  9. Karimah Yk Agustus 2, 2011 pada 12:04 am #

    apa penyebab syndrome nephrotik bagi anak ? Faktor keturunan, pola makan atau lingkungan ?
    makasih balasannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: