APENDIKSITIS

27 Feb

• Apendiks (appendiks Vermiformis) terletak posteromedial dari caecum pada regio perut kanan bawah.
• Apendiks termasuk organ intra peritoneal. Walaupun kadang juga ditemukan retroperitoneal.
• Organ ini tidak mempunyai kedudukan menetap di dalam rongga perut (rongga peritoneal).
• Panjangnya 5 – 10 cm dengan berbagai posisi (retrocaecal, pelvical, dll)
• Walaupun sangat jarang kadang dijumpai pada regio kiri bawah.
• Mendapat aliran darah dari cabang arteri ileocaecal yang merupakan satu-satunya feeding arteri untuk apendiks, sehingga apabila terjadi trombus akan berakibat terbentuknya ganggren dan berakibat lanjut terjadinya perforasi apendiks.

APENDIXITIS AKUT

Adalah radang pada jaringan apendiks

• Istilah apendisitis pertamakali diperkenalkan oleh Reginal Fitz pada tahun 1886 di Boston.
• Morton pertamakali melakukan operasi apendektomi pada tahun 1887 di Philadelphia.
• Apendisitis akut pada dasarnya adalah obstruksi lumen yang selanjutnya akan diikuti oleh proses infeksi dari apendiks.
• Penyebab obstruksi dapat berupa :
– Hiperplasi limfonodi sub mukosa dinding apendiks.
– Fekalit
– Benda asing
– Tumor.
• Adanya obstruksi mengakibatkan mucin / cairan mukosa yang diproduksi tidak dapat keluar dari apendiks, hal ini semakin meningkatkan tekanan intra luminer sehingga menyebabkan tekanan intra mukosa juga semakin tinggi.
• Tekanan yang tinggi akan menyebabkan infiltrasi kuman ke dinding apendiks sehingga terjadi peradangan supuratif yang menghasilkan pus / nanah pada dinding apendiks.
• Selain obstruksi, apendisitis juga dapat disebabkan oleh penyebaran infeksi dari organ lain yang kemudian menyebar secara hematogen ke apendiks.

Klasifikasi Apendisitis
Ellis membagi apendiks menjadi :
1. Apendisitis akut tanpa komplikasi/ perforasi.
2. Apendisitis akut dengan komplikasi/ perforasi (peritonitis, abses/ infitrat)

GEJALA KLINIS :
• Nyeri perut periumbilikal kemudian menetap di kanan bawah.
• Anoreksia, mual muntah.
• Obstipasi, diare
• Disuria.
• Demam

PEMERIKSAAN FISIK
• Nyeri tekan Mc. Burney
• Rovsing sign, Psoas sign, Obturator sign

LABORATORIUM

• Lekositosis, lekosit > 10.000 /mm3
• Netrofilia.

DIAGNOSIS
• Gejala klinis
• Laboratoris.
• X-rays
• USG.
• Ct scan

TERAPI
• Apendektomi terbuka
• Laparoskopi apendektomi

Download pdf gambar appendixitis disini (90Kb)

4 Tanggapan to “APENDIKSITIS”

  1. novita Maret 25, 2008 pada 9:50 pm #

    aslamualaikum wr wb

    klo menurut saja artikel ini sudah sangat bagus. tp alangkah lebih bagusnya bila ditambahi dengan gambar-gambar patologinya.
    untuk membedakan mana yg normal dan mana yang yang terkena ca atau yg abnormal pada selnya.
    dan ini tentu sangat berguna sekali untuk saya dan mungkin untuk anak-anak fk yg lain. yg masih dalam taraf pembelajaran.

    terima kasih

    wasalam

  2. Hatake hahahhha Juli 1, 2008 pada 12:06 pm #

    bagus

  3. jack Januari 7, 2009 pada 9:16 am #

    ditambahin pathwaysnya kayane dadi apik. tur gampang macane. tapi ni jg dah lumayan

  4. Profit50Ribu.Net Agustus 23, 2009 pada 7:32 am #

    Trims Infonya….kalo bisa di tambah artikelnya…….

    Bisnis Investasi Baru Launching 20 Agustus 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: